-
Sistem harus memiliki kemampuan detail untuk menelusur kartu stok, sehingga proses penambahan dan pengurangan stok dapat terlihat dengan jelas dan detail per-baris transaksi, dapat di drill-down sampai pengguna benar-benar paham tentang hal-hal yang menjadi penyebab apabila terjadi selisih perhitungan stok manual dengan data di komputer.
-
Sistem harus memiliki kemampuan untuk penelusuran jurnal transaksi yang dibuat secara otomatis, sehingga bilamana terjadi dugaan selisih, misalnya antara buku kas dengan fisik uang di laci kasir, pengguna dengan mudah dapat mengetahuinya dan secara manajemen dapat diambil tindakan seperlunya sesuai SOP.
-
Setelah proses tutup buku (posting), maka transaksi dengan tanggal akuntansi sebelumnya sudah tidak dapat diubah atau ditambah lagi, sehingga tidak menjadi beban staf pembukuan untuk menelusur kemungkinan kesalahan pembukuan pada tanggal yang sudah ditutup.